Liverpool bisa diuntungkan dengan bentrokan Mourinho-Conte

Liverpool bisa diuntungkan dengan bentrokan Mourinho-Conte

Duel Manchester United dan Chelsea akhir pekan ini menjadi tumpuan semua mata penggemar liga Primer Inggris, setelah perang kata-kata antara Jose Mourinho dan Antonio Conte dilancarkan.

Dengan satu atau kedua tim akan kehilangan angka di Old Trafford, tim Jurgen Klopp berada dalam posisi prima untuk menerkam, menjamu West Ham setelah istirahat 10 hari menyusul membantai Porto 5-0 di leg pertama Liga Champions.

AFP Sports melihat beberapa hal penting dari aksi akhir pekan di Premier League, dengan pertemuan Manchester City dan Arsenal di final Piala Liga.

Conte dan Mourinho telah menukar ucapan beracun musim ini, yang berpuncak pada pasangan tersebut yang mengatakan bahwa mereka merasa saling merasas jijik satu sama lain.

Perseteruan dimulai saat bos United mengatakan bahwa dia tidak perlu “bertingkah seperti badut” di touchline, sebuah komentar yang dianggap ditujukan pada gerakan Conte, yang menanggapi dengan mengklaim bahwa Mourinho harus memiliki “penyakit pikun” – pikun seperti orang tua.

Ketika Mourinho kemudian tampak menyudutkan tekanan yang dilontarkan Conte sehubungan dengan pengaturan pertandingan, yang kemudian dibebaskan dari kesalahan dalam masalah itu, menanggapi dengan menuduh saingannya “palsu” dan “pria kecil”.

United baru-baru ini tampil aman di posisi kedua di Liga Primer, meski berada jauh dari Manchester City, namun dua kekalahan dalam tiga pertandingan meninggalkan tim asuhan Mourinho yang tampak rentan dengan pertandingan melawan empat dari enam tim teratas yang masih akan datang, termasuk Chelsea di tempat keempat.

Sedangakn Liverpool bersama Jurgen Klopp memiliki kesempatan untuk melompati posisi kedua Manchester United, setidaknya untuk sementara, saat mereka menjamu West Ham pada hari Sabtu.

Klub tersebut dalam kondisi prima setelah mengalahkan Porto 5-0 di Liga Champions dan akan sangat menyukai peluang mereka lolos ke kompetisi tahun depan dengan mengakhiri Liga Utama Inggris dengan rekor sapu bersih kemenangan di sisa laga.

“Sangat sulit saat ini untuk memilih skuad,” Klopp mengatakan kepada saluran TV klub, LFCTV. “Wow, saya tidak pernah memiliki situasi seperti itu dengan kualitas pemain yang tidak masuk dalam skuad.”

“Sulit, ini semakin sulit, tapi itu bagus untuk kita tentu saja,” tambahnya.

Setelah pertandingan West Ham, Liverpool hanya memiliki 10 pertandingan liga tersisa dan dengan pengecualian Manchester United dan Chelsea, semua game tersebut melawan tim di tempat kesembilan atau di bawahnya.